Timika, TF – Pemerintah Kabupaten Mimika meluncurkan program Mimika Bersih, Mimika Indah, Mimika Bebas Plastik, serta penguatan bank sampah dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang berlangsung di Timika, Jumat (5/6/2026).
Peluncuran program tersebut dipimpin Bupati Mimika Johannes Rettob didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, pelajar, serta komunitas peduli lingkungan.
Bupati Johannes Rettob mengatakan program Mimika Bebas Plastik menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang terus meningkat akibat penggunaan plastik sekali pakai.
“Kita berharap ada perhatian serius terhadap penggunaan plastik. Kalau tidak dimulai dari sekarang, persoalan sampah plastik akan semakin besar di masa depan,” kata Johannes.
Selain menekan penggunaan plastik, Pemkab Mimika juga memperkuat program bank sampah guna mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi warga.
Johannes menegaskan persoalan kebersihan lingkungan masih menjadi tantangan karena rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam membuang sampah pada waktu dan tempat yang telah ditentukan.
Menurut dia, pemerintah telah menetapkan batas waktu pembuangan sampah hingga pukul 06.00 WIT. Namun, masih ditemukan sampah yang dibuang setelah petugas kebersihan menyelesaikan pekerjaan mereka.
“Kita sudah sampaikan bahwa buang sampah hanya sampai jam 6 pagi. Tapi setelah dibersihkan, masih ada sampah yang kembali muncul di pinggir jalan,” ujarnya.
Ia juga meminta pemilik kios dan toko ikut menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat usaha masing-masing serta tidak sepenuhnya menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Johannes mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, lembaga pendidikan, organisasi perempuan, dan komunitas pemuda untuk terlibat aktif dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 turut diramaikan dengan pameran lingkungan hidup yang menampilkan edukasi pengelolaan sampah, hasil daur ulang, serta kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Melalui peluncuran program tersebut, Pemkab Mimika menargetkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pengurangan penggunaan plastik guna mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.