Timika, TF – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIII tingkat Kabupaten Mimika, Papua Tengah, resmi ditutup setelah tiga hari pelaksanaan sejak 12 hingga 14 Juni 2026. Ajang yang diikuti 268 peserta ini tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga memperkuat syiar Islam dan semangat membangun generasi Qurani di tengah keberagaman masyarakat Mimika.
Penutupan MTQ berlangsung di Masjid Baiturrahman, Distrik Wania, Minggu (14/6/2026), dan dilakukan secara resmi oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), panitia pelaksana, serta para peserta dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Emanuel Kemong menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Mimika, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, panitia pelaksana, dewan hakim, peserta, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-XIII dengan tertib dan penuh semangat ukhuwah.
“Setelah beberapa hari mengikuti rangkaian perlombaan dan pembinaan dalam MTQ ini, tentu banyak pelajaran dan hikmah yang dapat kita petik bersama,” ujar Emanuel.
Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang untuk menentukan juara, melainkan sarana dakwah dan pembinaan yang bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk generasi yang menjadikan nilai-nilai Qurani sebagai pedoman kehidupan.
“Saya merasa bangga melihat antusiasme dan semangat para peserta yang telah menampilkan kemampuan terbaiknya dengan penuh keikhlasan dan sportivitas,” katanya.
Ia menegaskan bahwa seluruh peserta sejatinya adalah pemenang karena telah menunjukkan kesungguhan dalam mempelajari, membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an.
Emanuel juga mengajak masyarakat agar semangat yang lahir dari pelaksanaan MTQ tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, melainkan terus dihidupkan dalam keluarga, lingkungan masyarakat, tempat kerja, hingga dunia pendidikan.
Menurutnya, semangat tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang menjadi teladan, pembawa perdamaian, penjaga persatuan, serta penggerak pembangunan menuju Mimika yang maju, aman, harmonis, dan sejahtera.
“Kepada para peserta yang meraih prestasi, selamat atas capaian yang diraih. Jadikan ini sebagai motivasi untuk terus belajar agar dapat mengharumkan nama Kabupaten Mimika pada ajang yang lebih tinggi. Bagi peserta yang belum meraih juara, tetap semangat dan jangan berkecil hati,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia MTQ ke-XIII, Ustadz Firdaus Amir, mengatakan seluruh cabang perlombaan telah berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.
“Melalui momentum MTQ ke-XIII ini, kami merasakan animo besar serta semangat dan ikhtiar yang luar biasa dari seluruh peserta. Tentunya, semangat tersebut tidak akan cukup tanpa adanya dukungan dan sokongan dari pemerintah distrik maupun masyarakat, baik berupa moril maupun materiil,” ungkapnya.
Berakhirnya MTQ ke-XIII menjadi penanda bahwa semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh di Kabupaten Mimika. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang dua tahunan ini menjadi ruang pembinaan dan penguatan nilai-nilai keagamaan yang diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani sebagai fondasi persatuan dan pembangunan daerah.