Timika, TF – Seorang pelajar berinisial BW (20) ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di Kampung Kaugapu RT 01, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIT.
Korban ditemukan di bagian belakang rumah dalam kondisi tergantung menggunakan tali tambang yang diikat pada kayu penahan seng, dengan posisi berlutut.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang kemudian melaporkan kepada pihak keluarga dan diteruskan ke kepolisian. Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Mimika Timur langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Kapolsek Mimika Timur IPTU Alex Soumalena bersama personel yang terdiri dari PS Kanit Intel AIPTU Agus Purnomo dan AIPDA Fernando tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Selain aparat kepolisian, Kepala Distrik Mimika Timur Raymond Tanser, S.Sos serta tokoh masyarakat setempat juga turut hadir di lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, korban ditemukan menggunakan tali tambang jemuran berwarna biru yang melilit di leher. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga mengalami permasalahan pribadi yang berkaitan dengan hubungan percintaan.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum. Jenazah korban kemudian langsung disemayamkan dan dilakukan proses pemandian oleh keluarga.
Kapolsek Mimika Timur bersama unsur pemerintah distrik turut mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan kepada keluarga korban.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Aparat kepolisian juga terus melakukan pendekatan kepada keluarga dan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. [Linthon]