Timika, TF – Papua Football Academy (PFA) melalui situs resminya papuafootballacademy.com, mengumumkan bahwa tim U-14 mereka berhasil menjuarai Liga TopSkor Purworejo U-14 2026 setelah tampil dominan sepanjang kompetisi. PFA Boys Batch-4 mencatatkan performa impresif dengan menyapu bersih seluruh pertandingan yang berlangsung di Stadion Sarwo Edhi Wibowo, Purworejo, Jawa Tengah, pada 18 April hingga 28 Juni 2026.
Gelar tersebut menjadi pencapaian perdana PFA Boys Batch-4 di luar Pulau Papua sekaligus mempertegas keberhasilan program pembinaan sepak bola usia dini yang dijalankan Papua Football Academy.
Keberhasilan di Purworejo juga melengkapi catatan positif PFA pada musim kompetisi Liga TopSkor 2026. Sebelumnya, PFA Boys Batch-2 sukses meraih gelar juara Liga TopSkor Surabaya U-16 2026. Dengan hasil tersebut, Papua Football Academy berhasil membawa pulang trofi juara dari dua kelompok usia berbeda dalam satu musim kompetisi.
Dominasi PFA U-14 tidak hanya terlihat dari keberhasilan merebut gelar juara. Tim asal Papua tersebut juga memborong penghargaan individu melalui para pemain dan pelatihnya.
Tiga penghargaan berhasil diraih, yakni Izaac Johanis Wanggai sebagai Pelatih Terbaik, Aditya Anugrah Alvaro Messi Ismaya sebagai Best Player, serta Rizat Korinus Fatem yang dinobatkan sebagai Top Scorer turnamen.
Pelatih PFA U-14, Izaac Johanis Wanggai, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani para pemain selama mengikuti kompetisi.
Menurutnya, keikutsertaan di Liga TopSkor Purworejo bukan hanya bertujuan mengejar gelar juara, tetapi juga memberikan pengalaman bertanding dan kesempatan bagi pemain untuk terus berkembang.
“Anak-anak bisa belajar banyak dari keikutsertaan di Liga TopSkor Purworejo ini. Kami mendapatkan pengalaman bermain di kompetisi, dan anak-anak bisa berkembang lewat pertandingan. Jadi bukan hanya latihan, tetapi kompetisi juga penting agar anak-anak bisa belajar dan berkembang,” ujar Izaac.
Ia menjelaskan, tampil dalam kompetisi di luar Papua memberikan pengalaman berharga bagi pemain, terutama dalam membangun mental bertanding, kemampuan beradaptasi, serta menghadapi berbagai situasi selama pertandingan.
Selain menjalani pertandingan kompetitif dan laga uji coba, para pemain PFA juga mengikuti kegiatan wisata edukasi serta expert sharing session sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kemampuan bersosialisasi.
“Juara adalah bonus. Yang lebih penting adalah anak-anak bisa belajar dan berkembang,” kata Izaac.
Prestasi PFA U-14 di Liga TopSkor Purworejo 2026 semakin mengukuhkan posisi Papua Football Academy sebagai salah satu akademi sepak bola usia muda yang konsisten melahirkan talenta potensial dari Papua.
Melalui program pembinaan yang menggabungkan latihan sepak bola, kompetisi, pendidikan formal, pengembangan karakter, serta pembentukan jiwa kepemimpinan, para pemain PFA dipersiapkan untuk mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Papua Football Academy merupakan program investasi sosial yang diinisiasi dan didanai sepenuhnya oleh PT Freeport Indonesia sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Papua melalui olahraga dan pendidikan.
Akademi tersebut menerapkan sistem pembinaan sepak bola modern yang tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis pemain, tetapi juga membangun karakter dan nilai-nilai kepemimpinan bagi generasi muda Papua.