Timika, TF – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program dan proyek di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bupati Mimika, Johannes Rettob, menginstruksikan seluruh OPD segera menginventarisasi kegiatan yang telah maupun belum didelegasikan kepada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ).
Instruksi tersebut disampaikan Bupati saat memimpin apel pagi di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, Senin (6/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk memetakan berbagai kendala yang menyebabkan pelaksanaan program pemerintah dan penyerapan anggaran belum berjalan optimal.
Johannes meminta setiap OPD menyusun Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang memuat secara rinci seluruh kegiatan atau proyek yang masih tertunda, termasuk alasan keterlambatan penyerahan ke BPBJ maupun hambatan dalam proses pelaksanaannya.
“Saya minta untuk semua OPD catat semua kegiatan yang sudah didelegasikan kepada BPBJ, dan siapkan alasannya kenapa sampai belum didelegasikan, buat daftar,” tegas Johannes.
Menurutnya, inventarisasi tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mempercepat penyelesaian proyek sekaligus memastikan seluruh program yang telah dianggarkan dapat segera direalisasikan.
Ia menilai masih banyak pekerjaan, baik fisik maupun nonfisik, yang belum menunjukkan progres sesuai target. Karena itu, setiap perangkat daerah diminta terbuka menyampaikan kendala yang dihadapi agar pemerintah dapat mengambil langkah percepatan.
“Karena banyak pekerjaan-pekerjaan yang banyak, kenapa sampai ini terhambat, dan dibuat mana yang sudah didelegasikan, yang mana yang belum. Kalau yang belum, kenapa, tolong buat alasan masing-masing,” ujarnya.
Melalui evaluasi tersebut, Pemkab Mimika berharap proses pengadaan barang dan jasa dapat berjalan lebih efektif sehingga pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tidak lagi mengalami keterlambatan.