Disnakertrans Mimika Siapkan 500 Kuota Pelatihan Otsus bagi Pencari Kerja OAP

Timika, TF – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika kembali membuka program Pelatihan Otonomi Khusus (Otsus) Tahun 2026 bagi pencari kerja Orang Asli Papua (OAP). Sebanyak 500 kuota disiapkan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar lebih siap bersaing di dunia kerja.

Kepala Seksi Pembangunan Kawasan Transmigrasi Disnakertrans Kabupaten Mimika, Noch Ona, mengatakan pendaftaran dibuka selama tiga hari, mulai 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Setelah proses pendaftaran ditutup, panitia akan melakukan verifikasi dokumen selama tiga hari sebelum mengumumkan jadwal pelatihan.

“Kami prioritaskan peserta dari OAP dan tujuh suku di Mimika serta masyarakat asli Papua lainnya yang belum pernah mengikuti pelatihan serupa dalam tiga tahun terakhir,” kata Noch saat ditemui di Kantor Disnakertrans Kabupaten Mimika, Jumat (3/7/2026).

Ia menjelaskan, program pelatihan mencakup sejumlah bidang yang dibutuhkan dunia industri, yakni Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), operator alat berat, mekanik alat berat, juru las, kelistrikan, pertukangan, tata boga, public speaking atau master of ceremony (MC), serta satuan pengamanan (satpam).

Menurut Noch, pelatihan tersebut merupakan bagian dari implementasi kebijakan Otonomi Khusus yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Papua melalui penguatan keterampilan kerja.

“Program ini bertujuan meningkatkan keahlian dan kompetensi tenaga kerja OAP, menyiapkan SDM yang siap memasuki dunia industri, sekaligus memberikan bekal keterampilan agar peserta lebih mudah memperoleh peluang kerja,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah hanya memfasilitasi peningkatan kompetensi melalui pelatihan. Sementara keberhasilan memperoleh pekerjaan tetap bergantung pada kemampuan, kemauan, dan kesungguhan peserta dalam menerapkan keterampilan yang telah diperoleh.

Noch berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal sehingga sasaran program Otsus dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua dapat tercapai.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mimika, Paulus Yanengga, mengatakan program pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan tenaga kerja Orang Asli Papua yang memiliki kompetensi dan mampu bersaing di dunia kerja, khususnya dalam menjawab kebutuhan industri di Kabupaten Mimika.

Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan disiplin dan serius sehingga ilmu serta keterampilan yang diperoleh benar-benar menjadi bekal untuk memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri.

“Kami ingin pelatihan ini benar-benar melahirkan tenaga kerja OAP yang kompeten, produktif, dan siap bersaing. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya karena keterampilan yang diperoleh akan menjadi modal penting untuk meningkatkan kesejahteraan diri, keluarga, dan masyarakat,” tutup Paulus.

Scroll to Top