Timika, TF – Usai meninjau progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan agenda kunjungan kerjanya dengan menyerahkan kupon belanja kebutuhan sekolah kepada 120 anak panti asuhan di Provinsi Gorontalo. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Toko Buku Ramedia, Gorontalo, Jumat (19/6/2026).
Pemberian bantuan ini dilakukan menjelang dimulainya tahun ajaran baru dan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Sebanyak 120 anak dari enam Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) menerima kupon belanja senilai Rp500 ribu yang dapat digunakan untuk membeli berbagai perlengkapan sekolah sesuai kebutuhan masing-masing. Mereka berasal dari LKSA Darul Mubiin, LKSA Moosalamati, Panti Asuhan Safaz’ain, Panti Anak P3K PW, Panti Nurul Qolbi, dan Panti Marhamah.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres turut mendampingi anak-anak saat berbelanja serta berinteraksi secara langsung dengan mereka. Wapres juga mendengarkan cita-cita para anak asuh dan memastikan perlengkapan yang dipilih dapat menunjang kegiatan belajar saat memasuki tahun ajaran baru.
Salah satu penerima bantuan, Milatun Husna (14), siswi yang akan naik ke kelas IX MTs Nurul Yaqin dan merupakan anak asuh Panti Asuhan Safaz’ain, mengaku senang atas bantuan yang diterimanya.
“Hari ini saya membeli tas, buku, alat tulis, dan seragam sekolah. Saya senang sekali dan merasa terbantu,” ujar Milatun.
Milatun yang bercita-cita menjadi apoteker berharap bantuan serupa dapat menjangkau lebih banyak anak di seluruh Indonesia.
“Harapan saya, pembagian seperti ini bisa didapat oleh semua anak-anak Indonesia,” tuturnya.
Rasa syukur juga disampaikan Risnaniwati, ibu dari Annisa Putri Wahyudin, siswi kelas II sekolah dasar yang turut menerima bantuan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan menjelang dimulainya tahun ajaran baru pada Juli mendatang.
Sementara itu, Wakil Ketua Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Provinsi Gorontalo sekaligus Ketua Yayasan Moosalamati, Niko Ismail, mengatakan bantuan tersebut sangat meringankan beban pengurus panti dalam menyediakan seragam, sepatu, dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak asuh.
“Alhamdulillah, kali ini kami tidak perlu menyurat lagi. Rezekinya datang sendiri. Walaupun belum semua anak terfasilitasi, kami sangat bersyukur karena sebagian kebutuhan mereka sudah terbantu,” ujar Niko.
Melalui bantuan tersebut, pemerintah berharap seluruh anak, termasuk yang berada di bawah pengasuhan lembaga kesejahteraan sosial, dapat memperoleh akses pendidikan yang layak dan memasuki tahun ajaran baru dengan perlengkapan belajar yang memadai. [Linthon]