PTFI Perkuat Sistem Air Bersih Mimika, Layani 14 Ribu Rumah dan Tambah Jaringan Distribusi

Timika, TF  – PT Freeport Indonesia (PTFI) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar di Kabupaten Mimika melalui pengembangan sistem penyediaan air bersih yang kini menjadi salah satu yang paling modern di Tanah Papua.

Direktur & Executive Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma, mengatakan kerja sama penyediaan air bersih bersama Pemerintah Kabupaten Mimika merupakan bentuk kolaborasi yang telah berjalan secara produktif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurut Claus, pembangunan Water Treatment Plant yang selesai sekitar tahun 2019 kini telah memberikan manfaat bagi sekitar 14.000 sambungan rumah di Kabupaten Mimika. Sistem tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam penyediaan layanan air bersih yang aman dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, kualitas air yang didistribusikan telah memenuhi standar kesehatan. Berdasarkan hasil pengujian berkala, rata-rata tingkat keasaman (pH) air mencapai 7,5, sesuai standar air minum yang baik. Selain itu, kadar klorin, tingkat kekeruhan (turbidity), uji mikrobiologi, hingga kandungan kimia dipantau secara rutin sebanyak tiga kali setiap hari untuk memastikan air yang diterima masyarakat tetap aman.

Claus menilai keberadaan sistem penyediaan air bersih tersebut menjadi kebanggaan karena Mimika merupakan salah satu daerah di Papua yang telah memiliki sistem air bersih modern dengan kualitas yang terjaga.

“Suatu kota modern harus memiliki infrastruktur dasar yang memadai, seperti air bersih, transportasi, dan pasokan listrik. Mimika sudah berada pada jalur yang tepat untuk terus berkembang,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, PT Freeport Indonesia juga menyerahkan bantuan sekitar 11 kilometer pipa HDPE untuk mempercepat perluasan jaringan distribusi air bersih. Bantuan tersebut merupakan hasil evaluasi bersama Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mimika guna menjangkau lebih banyak masyarakat.

Claus berharap sinergi yang telah terbangun antara PT Freeport Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Mimika terus berlanjut sehingga pelayanan dasar kepada masyarakat semakin meningkat.

Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan apresiasi atas respons cepat PT Freeport Indonesia dalam menindaklanjuti kerja sama yang telah disepakati bersama pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan perusahaan melalui penyediaan pipa distribusi air bersih menjadi bukti nyata komitmen PTFI dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada sektor pelayanan dasar.

Johannes mengatakan pembangunan jaringan air bersih merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Mimika karena air bersih merupakan kebutuhan dasar sekaligus hak masyarakat. Hingga saat ini, sekitar 14.000 sambungan rumah telah menikmati layanan air bersih, dan pada 2026 pemerintah menargetkan penambahan sekitar 2.000 sambungan rumah sehingga total penerima manfaat mencapai sekitar 16.000 sambungan.

Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia terus diperkuat agar pembangunan infrastruktur dasar dapat menjangkau lebih banyak kawasan, termasuk wilayah kampung, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Mimika.

Scroll to Top