Timika, TF — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Mimika menggelar diskusi publik dalam rangka Dies Natalis ke-72, Kamis (16/04/2026), di salah satu hotel di Timika.
Kegiatan tersebut menghadirkan perwakilan Dinas Koperasi dan BRIDA Kabupaten Mimika sebagai narasumber, serta diikuti organisasi kepemudaan (OKP), pengurus GMNI, dan perwakilan pemuda dari Bintuni dan Nabire.
Ketua DPC GMNI Mimika, Kristoforus Toffy, mengatakan diskusi ini difokuskan pada isu ketimpangan sosial dan ekonomi Orang Asli Papua (OAP), khususnya mama-mama Papua.
“Diskusi ini bertujuan mendorong peran koperasi dan inovasi dalam memperkuat ekonomi OAP,” kata Toffy dalam sambutannya.
Menurut dia, GMNI menilai masih terdapat kesenjangan yang perlu dijawab melalui kebijakan berbasis kebutuhan masyarakat lokal.
Dalam forum tersebut, GMNI juga menyampaikan sejumlah pertanyaan kepada pemerintah daerah, antara lain terkait perkembangan ekonomi OAP di Mimika, ketersediaan riset tentang koperasi, serta implementasi regulasi inovasi dan UMKM.
GMNI berharap diskusi ini menghasilkan rekomendasi konkret dari kalangan pemuda untuk disampaikan kepada pemerintah daerah, khususnya Dinas Koperasi dan Bappeda.
Kegiatan berlangsung dengan sesi pemaparan narasumber dan diskusi terbuka yang menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemuda dan pemerintah dalam penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Mimika.