DWP Mimika Siapkan 100 Perempuan ASN Kuasai Keterampilan Buket Bunga Bernilai Ekonomi

Timika, TF – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mimika memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan dengan membekali 100 istri Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota DWP melalui pelatihan pembuatan buket bunga. Keterampilan tersebut diharapkan menjadi bekal untuk membuka usaha rumahan sekaligus menambah pendapatan keluarga.

Pelatihan berlangsung di Hotel Horison Ultima Timika, Rabu (22/7/2026), dan dibuka secara resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, Heri Onawame, yang mewakili Bupati Mimika.

Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mimika, Bernadetha Abraham Kateyau, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta narasumber Nelly Mansbawar dan Waromi Angel Handcraft.

Ketua Panitia, Rosina Maraku, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas anggota DWP dalam merangkai buket bunga modern yang memiliki nilai jual. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi upaya membuka peluang usaha baru bagi para peserta serta mempererat kebersamaan antaranggota DWP.

“Peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan ini menjadi usaha produktif yang dapat memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga,” katanya.

Membacakan sambutan Bupati Mimika, Heri Onawame menegaskan pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis, tidak hanya dalam membangun ketahanan keluarga, tetapi juga sebagai pelaku ekonomi yang mampu menciptakan peluang usaha berbasis kreativitas.

Ia menilai keterampilan membuat buket bunga memiliki prospek yang menjanjikan seiring berkembangnya industri kreatif. Apabila ditekuni secara serius, keterampilan tersebut dapat berkembang menjadi usaha yang produktif dan berkelanjutan.

“Pelatihan ini memiliki nilai strategis karena membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif. Di tengah perkembangan industri kreatif, peluang pasarnya cukup menjanjikan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Mimika berharap pelatihan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah awal lahirnya pelaku-pelaku usaha kreatif dari kalangan anggota Dharma Wanita Persatuan. Melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan, pemerintah menargetkan terciptanya keluarga yang lebih mandiri, sejahtera, dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Scroll to Top