Timika, TF – Upaya membuka keterisolasian Distrik Hoeya kembali mendapat perhatian serius. Wakil Ketua III DPRK Mimika, Ester Tsenawatme, mendesak Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika untuk segera melakukan tes landing di lapangan terbang (lapter) Hoeya yang pembangunannya telah rampung.
Permintaan tersebut disampaikan usai kunjungan kerja yang dilakukan pada Jumat (17/4/2026), di mana ia melihat langsung kondisi infrastruktur bandara yang dinilai sudah siap digunakan.
Menurutnya, keberadaan akses transportasi udara menjadi kunci utama dalam mendorong pelayanan dasar di wilayah tersebut. Selama ini, Hoeya masih tergolong daerah terisolasi yang sulit dijangkau, sehingga berdampak pada terbatasnya layanan kesehatan, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kalau tes landing segera dilakukan, maka akses penerbangan bisa dibuka. Ini akan sangat membantu masyarakat, karena selama ini Hoeya cukup terisolasi,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, ia juga menyerap aspirasi masyarakat setempat, termasuk dari tokoh masyarakat Elpianus Uamang dan Sekretaris Kampung Kulamogom, Enet Egatmang, yang berharap bandara segera difungsikan.
Ester menegaskan, percepatan operasional lapter Hoeya bukan hanya soal infrastruktur, tetapi menyangkut peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Ketika akses terbuka, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi akan ikut bergerak. Ini yang kita harapkan bersama,” katanya.
Ia pun mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Mimika, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, yang telah memberi perhatian terhadap pembangunan fasilitas tersebut sebagai bagian dari pemerataan pembangunan di wilayah terpencil. [Evan]