Timika, TF – Sejumlah agen resmi LPG di Timika meminta agar pasokan gas elpiji kembali didistribusikan melalui wilayah Makassar, bukan dari wilayah Ambon seperti arahan terbaru yang mereka terima.
Permintaan tersebut disampaikan saat wawancara yang dilakukan pada Senin (06/04/2026) di ruang kantor salah satu agen resmi LPG di Timika.
Agen mengaku selama ini memperoleh pasokan dari Terminal LPG Pertamina Patra Niaga di Makassar. Namun, mereka kini diarahkan oleh perwakilan Pertamina di Timika untuk mengambil stok dari wilayah Ambon.
“Kami minta pasokan dikembalikan lewat Makassar, bukan Ambon. Selama ini distribusi berjalan dari sana,” ujar salah satu agen.
Menurut agen, pengalihan jalur distribusi tersebut menyulitkan operasional. Selain tidak memiliki jaringan di Ambon, biaya transportasi dinilai akan meningkat signifikan.
“Kalau ambil dari Ambon, ongkos bisa dua kali lipat. Itu pasti berpengaruh ke harga jual,” katanya.
Saat ini, agen menyatakan stok LPG ukuran 12 kilogram telah habis. Sementara itu, LPG ukuran 5,5 kilogram masih relatif tersedia.
Agen juga mengaku belum mendapat kepastian terkait jadwal pasokan berikutnya. Meski demikian, mereka berharap distribusi dari Makassar dapat kembali berjalan.
“Mudah-mudahan 14 April 2026 ada pasokan dari Makassar sekitar ratusan tabung,” ujarnya.
Para agen meminta Pertamina Patra Niaga memberikan kejelasan terkait kebijakan distribusi LPG, agar pasokan kembali lancar dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat di Timika. [Ryan/Linthon]