Pendaftar Pelatihan OAP Dana Otsus di Mimika Capai 2.338 Orang

Timika, TF — Sebanyak 2.338 Orang Asli Papua (OAP) mendaftar dalam program pelatihan tenaga kerja yang dibiayai Dana Otonomi Khusus (Otsus) melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mimika. Jumlah tersebut jauh melampaui kuota yang hanya tersedia untuk 500 peserta.

Kepala Disnaker Mimika, Paulus Yanengga, menyampaikan hal itu saat diwawancarai di sela-sela proses wawancara peserta di Hotel Kanguru, Jalan Cenderawasih, SP2, Timika, Rabu (12/8/2026).

Paulus mengatakan program tersebut dibuka khusus bagi OAP di wilayah Timika. Pendaftaran dilakukan beberapa bulan lalu melalui tautan resmi yang disiapkan tim penyelenggara.

“Melalui Dana Otsus, Dinas Tenaga Kerja membuka peluang bagi Orang Asli Papua khusus di wilayah Timika untuk mengikuti pelatihan,” kata Paulus.

Ia menyebut tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat pencari kerja OAP untuk mengikuti program peningkatan keterampilan tersebut.

Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja Disnaker Mimika, Yehuda Akopiarek, mengatakan dari 2.338 pendaftar, sebanyak 1.992 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi.

“Yang daftar 2.338. Yang lolos berkas 1.992 dari semua seleksi melalui link yang kami buat. Saat ini kami melakukan proses interview dari semua yang sudah lolos pendaftaran,” ujar Yehuda.

Yehuda menjelaskan, Disnaker menyiapkan sembilan bidang pelatihan, yakni las atau welder, mekanik alat berat, operator alat berat, pertukangan, tata boga, kelistrikan, K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), public speaking, serta bidang pelatihan lainnya.

Dari hasil pendaftaran, dua bidang yang paling banyak diminati peserta adalah mekanik alat berat dan operator alat berat.Menurut Yehuda, tingginya minat terhadap kedua bidang tersebut berkaitan dengan peluang kerja yang tersedia di wilayah Timika.

“Karena ada potensi setelah mendapat dukungan pelatihan ini tentu mereka akan mendapatkan pekerjaan di lingkungan Timika,” katanya.

Saat ini, peserta yang lolos seleksi administrasi menjalani tahapan wawancara sebagai bagian dari proses seleksi untuk memenuhi kuota 500 peserta. (Lam)

Scroll to Top