Timika, TF – Komitmen Polres Mimika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kembali mendapat apresiasi. Seorang warga berinisial Istjessline menyampaikan ucapan terima kasih melalui Direct Message (DM) ke akun media sosial resmi Humas Polres Mimika setelah mendapat bantuan anggota kepolisian membelikan obat saat penyakit sesak napas yang dideritanya kambuh pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIT.
Dalam pesan yang dikirimkan melalui akun media sosial Humas Polres Mimika, warga tersebut mengaku sempat panik karena tidak berani keluar rumah pada dini hari. Kondisi kesehatannya yang memburuk membuat ia akhirnya menghubungi layanan darurat 110 Polres Mimika untuk meminta pertolongan.
Respons cepat diberikan oleh personel kepolisian. Tidak hanya menerima laporan, petugas juga membantu membelikan obat yang dibutuhkan hingga akhirnya kondisi warga tersebut dapat segera tertangani.
Melalui pesan yang dikirimkan ke akun Humas Polres Mimika, Istjessline menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kepedulian anggota kepolisian.
“Terimakasih atas bantuannya ya pak🙌 saya tadi jam 4 minta tolong buat belikan obat sesak, dan mereka datang dan membawahkan, terimakasih banyak bapak polisi🙌,” tulisnya dalam pesan tersebut.
Peristiwa itu menjadi bukti nyata bahwa layanan kepolisian tidak hanya berfokus pada penanganan tindak pidana, tetapi juga hadir memberikan pertolongan kepada masyarakat yang berada dalam kondisi darurat.
Bantuan tersebut juga menjadi implementasi nyata dari komitmen Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han. yang sebelumnya menegaskan bahwa polisi harus hadir memberikan rasa aman dan membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Beberapa waktu lalu, Kapolres Mimika bahkan meluncurkan layanan pengantaran gratis bagi warga yang merasa takut pulang larut malam akibat maraknya aksi kejahatan jalanan.
“Polisi berkewajiban menjaga keamanan dan keselamatan warga. Kalau ada masyarakat yang pulang larut malam dan merasa takut, silakan minta bantuan polisi untuk diantar pulang. Layanan ini gratis,” ujar AKBP Alredo.
Namun, pelayanan yang diberikan personel Polres Mimika kini tidak hanya sebatas mengantar warga pulang dengan aman. Pengalaman yang dialami Istjessline menunjukkan bahwa anggota kepolisian juga siap membantu kebutuhan mendesak masyarakat, termasuk membelikan obat ketika warga berada dalam kondisi darurat dan tidak memungkinkan keluar rumah.
Respons cepat pada pukul 04.00 WIT tersebut menjadi cerminan pendekatan Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis, cepat, dan responsif. Kehadiran polisi tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan pertolongan pada situasi yang paling mendesak.