BPBD Mimika Lanjutkan Kajian di Distrik Atuka dan Beri Bantuan Untuk 5 Kampung

Timika, TF – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika melanjutkan kegiatan dialog dan survei pengelolaan risiko bencana dengan menyasar Distrik Atuka, Selasa (26/05/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari penyusunan Kajian Risiko Bencana (KRB) yang akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Mimika.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Distrik Atuka, Lukas Muyapa, bersama perwakilan dari lima kampung yang berada di wilayah Distrik Atuka. Turut hadir Kepala BPBD Mimika Agustina Rahaded beserta jajaran, termasuk Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan.

PLT Kepala BPBD Mimika, Agustina Rahaded, S.Sos., M.Si., mengatakan kegiatan dialog dan survei merupakan bagian penting dalam proses penyusunan Kajian Risiko Bencana. Melalui kegiatan tersebut, BPBD berupaya mengidentifikasi ancaman bencana, tingkat kerentanan masyarakat, serta kapasitas daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Menurutnya, data yang diperoleh langsung dari masyarakat dan pemerintah kampung akan menjadi dasar dalam penyusunan program mitigasi bencana yang lebih tepat sasaran.

Selain melakukan dialog dan pengumpulan data melalui kuisioner, BPBD juga melakukan pemetaan terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat terjadi di wilayah Distrik Atuka, termasuk banjir, abrasi pantai, dan dampak perubahan lingkungan lainnya.

Sementara itu, Kepala Distrik Atuka, Lukas Muyapa, menyampaikan apresiasi atas kehadiran BPBD Mimika yang turun langsung ke wilayahnya untuk mendengarkan dan mengidentifikasi berbagai persoalan yang berpotensi menimbulkan bencana.

Ia berharap seluruh kampung dapat memberikan data yang akurat sehingga hasil kajian yang disusun nantinya benar-benar menggambarkan kondisi riil di lapangan dan dapat menjadi dasar pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan.

“Data yang diberikan harus sesuai dengan kondisi yang ada, karena nantinya akan menjadi pegangan pemerintah daerah dalam menyusun program dan langkah-langkah penanganan risiko bencana,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, BPBD Mimika juga menyerahkan bantuan sembako kepada lima kampung yang berada di Distrik Atuka. Penyerahan bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah kepada masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan kampung dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Melalui kegiatan ini, BPBD Mimika terus memperluas cakupan penyusunan Kajian Risiko Bencana hingga ke wilayah distrik dan kampung, guna mewujudkan sistem mitigasi yang lebih terukur dan berbasis kondisi nyata di lapangan. [Linthon]

Scroll to Top