Timika, TF – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai upaya menekan lonjakan harga bahan pokok dan menjaga daya beli masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor DKP Mimika, Jalan Poros SP2-SP5, Kamis (21/5), menjadi pelaksanaan kedelapan dari total 15 agenda pasar murah yang direncanakan sepanjang 2026.
Pembukaan kegiatan dilakukan Staf Ahli Bidang Perekonomian dan SDM Setda Mimika, Petrus Pali Amba, mewakili Bupati Mimika, didampingi Kepala DKP Mimika Gat Tebay.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Petrus menegaskan pemerintah daerah berupaya mengantisipasi kenaikan harga pangan yang lazim terjadi menjelang hari besar keagamaan akibat meningkatnya permintaan masyarakat.
“Ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat,” kata Petrus.
Sejumlah komoditas yang dijual dalam program tersebut meliputi beras SPHP, beras premium, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, tepung terigu, hingga berbagai kebutuhan konsumsi rumah tangga lainnya.
Pemerintah daerah menilai intervensi pasar melalui Gerakan Pangan Murah diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus menekan dampak inflasi pangan terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.
Kepala DKP Mimika, Gat Tebay, mengatakan program tersebut akan terus dilaksanakan di sejumlah titik hingga akhir tahun sesuai alokasi anggaran yang tersedia.
“Hari ini merupakan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang kedelapan. Ke depan, kegiatan ini akan kembali dilaksanakan di beberapa titik yang telah ditentukan,” ujarnya.
Pemkab Mimika berharap program tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar, terutama menjelang meningkatnya konsumsi rumah tangga saat Iduladha.